Halsel - Fbinews Malut - Net
Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Halmahera Selstan terus menggelar swiping/pemeriksaan kartu vaksin bagi para penumpang yang menggunakan ojek laut ( Kapal Laut ) yang hendak berkunjung disanak saudara di labuha atau membeli keperluan Sabtu tgl 4/12/2021.
Sasaran Oprasi Swiping kartu vaksin adalah pelabuhan kupal sampai di pelabuhan habibi depan Bank Bri, tim satgas Covid-19 kabupaten halmahera selatan terdiri dari instansi Pemerintah dan Instansi Fertikal yaitu BPBD, Satpol pp, Dishub, Dinkes, KPLP ( Sahbandar ), PMI dan di bantu TNI/Polri semuanya tergabung dalam tim satgas kabupaten.
Pantauan awak media fbinews beberapa ojek laut ( motor lene ) terjaring target oprasi swiping kartu vaksin yaitu Ojek laut Pelita, Tabalema, waya dan kusubibi, salah satu kaur pemerintahan Mukrim Hi. Abdurahman saat diperiksa oleh satgas Covid-19 dirinya lupa membawa kartu vaksin hanya KTP saja yang dia dibawah dan petugas mengambilnya lalu mengecek apa datanya di peduli lindungi ternyata memang mukrim sudah melakukan vaksinasi.
Sementara Ibu Munira Husen warga desa batu taga namun suaminya warga desa waya saat Ojek laut ( Motor Lene ) yang dia tumpangi merapat dipelabuhan habibi kemudian para penumpang bergegas turun petugas Satgas langsung memeriksa kelengkapan Covid seperti kartu vaksin.
Ketika petugas memeriksa kelengkapan semua penumpang termasuk Munira Husen juga terjaring swiping kartu vaksin ada beberapa penumpang yang belum vaksin sama sekali, ada juga yang sudah melaksanakan vaksin pertama tetapi tanggal kembali vaksin kedua sudah lewat, petugas langsung membawa mereka dengan mobil patroli satgas covid-19 ke Dishub perhubungan untuk melakukan Vaksinasi.
Sementara Munira Husen Ngamuk dengan menanyakan Kartu Vaksin dan KTP katanya diambil sama petugas Covid tetapi ketika petugas satgas menanyakan kepada ibu munira' siapa yang mengambil kartu vaksinnya, ibu munira hanya menyebut tampa memberitahu nama petugas tersebut.
Munira Husen ngamuk tampa memberitahukan nama petugas siapa yang mengambil kartu vaksin dan ktp nya, hanya keluar dari mulutnya itu yang gemuk" dan juga menyebut perempuan tapi ketika di tanya gemuk" dan perempuan yang mana Munira Husen tidak menjawab.
Pernyataan Munira Husen yang berbelit - belit menimbulkan reaksi kekecewaan dan marah dari petugas satgas covid-19 sehingga memaksa petugas memeriksa tasnya ternyata KTP ada didalam tas ternyata terbukti ibu munira belum melakukan Vaksin Hanya mencoba mengeco petugas alias membohongi petugas dengan menyebut kartu vaksinnya sudah diambil sama petugas.
Dalam Oprasi Swiping kartu Vaksin petugas menemukan 14 orang, dari empat belas orang tersebut ada yang belum pernah melakukan Vaksin dan juga ada yang belum melakukan vaksin kedua. (Latif.M)
Social Plugin