BULAN RAMADHAN, VAKSINASI BOOSTER DI PUSKESMAS DESA JETIS KABUPATEN MOJOKERTO BANYAK PEMINAT



Mojokerto-Fbinewsbanten.net


Bulan Ramadhan merupakan waktu dimana umat muslim menjalankan kewajiban ibadah puasa dari waktu Subuh hingga Margib.


Terdapat sejumlah hal yang bisa membatalkan puasa di bulan Ramadhan. Lantas bagaimana dengan suntik vaksin Covid-19 apakah membatalkan puasa Ramadhan?


Vaksinasi Covid-19 dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa Ramadhan. Hukumnya boleh sepanjang itu tidak menyebabkan bahaya.


Hukum mengenai suntik vaksin tidak membatalkan puasa Ramadhan terdapat dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021.


Dan pada kenyataannya, bahwa minat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi covid-19 pada bulan Ramadhan juga cukup tinggi.


Terbukti pada saat pelayanan vaksinasi booster yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di Puskesmas Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (17/4/2022) mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. 


Demikian pula dimana pada saat yang bersamaan juga digelar pelayanan vaksinasi di beberapa Puskesmas di Kabupaten Mojokerto pun banyak yang mengikuti.


"Saya hari ini menerima vaksin booster. Tujuannya ya biar selalu sehat. Pada waktu vaksinasi pertama dan kedua alhamdulillah reaksi hanya terasa pegal-pegal di lengan bekas suntikan. Semoga yang sekarang juga tidak ada reaksi yang lain." ujar ibu Shinta (37) peserta vaksinasi booster.


Ditanya soal apakah mengikuti vaksinasi booster ada hubungannya dengan persyaratan mudik lebaran, ibu Shinta tertawa lepas sambil mengiyakan.


"Iya benar. Biar bisa perjalanan keluar kota tanpa halangan. Kan pemerintah menyampaikan kalau yang boleh mudik adalah mereka yang sudah vaksin booster. Ini rencananya lebaran nanti mau ke Jogja." lanjut ibu Shinta.


Sementara itu Suwaji Agen BIN Mojokerto menyampaikan, "Alhamdulillah biarpun pelayanan vaksinasi booster diselenggarakan hari Minggu dan di waktu masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa ternyata peserta vaksinasi juga cukup tinggi."



(Agus Buyut/Td)

Terkini